Elharamain Wisata

Haji Tamattu, Umroh Dulu Lalu Berihram Lagi pada 8 Dzulhijjah

Di dalam tenda berdinding kain abu-abu, ibu-ibu rombongan Elharamain musim 1446 H duduk lesehan di atas karpet bermotif. Semuanya berbalut mukena putih, tas kecil tergantung di leher, kasur dan bantal tergulung rapi di sisi tenda. Di ujung, sebuah spanduk bertuliskan Selamat Datang Jamaah Haji Elharamain Wisata di Mina. Mereka sampai di tenda itu dengan pakaian ihram untuk kedua kalinya dalam musim yang sama, dan itulah inti dari haji tamattu, umroh dulu, baru kemudian haji.

Cara ini banyak dipilih jamaah haji khusus karena mereka berangkat jauh sebelum 8 Dzulhijjah. Lebih ringan bila umroh ditunaikan lebih dulu lalu menunggu hari haji tanpa harus terus berihram.

Haji Tamattu Diawali Umroh Saat Tiba di Makkah

Secara sederhana, haji tamattu berarti mengerjakan umroh pada bulan-bulan haji, bertahallul, lalu berihram kembali untuk haji. Rombongan 1447 H menunaikan bagian pertama ini pada malam hari di Masjidil Haram. Fotonya memperlihatkan sepasang jamaah berdiri di pelataran Ka’bah, sang suami berihram dengan tas pinggang hitam, sang istri bergamis hitam dengan kartu identitas tergantung di leher. Di sekeliling mereka, ribuan jamaah lain masih bertawaf.

Pasangan jamaah haji tamattu di pelataran Ka'bah saat umroh malam hari

Setelah tawaf, sa’i, dan memotong rambut, umroh selesai dan jamaah bertahallul. Larangan ihram tidak berlaku lagi, dan jamaah boleh kembali berpakaian biasa sampai tiba waktu berihram untuk haji.

Hari-hari Menunggu yang Tidak Kosong

Masa antara umroh dan 8 Dzulhijjah sering disangka waktu senggang. Foto-foto rombongan 1447 H menunjukkan suasana yang lebih hidup. Empat ibu bertopi lebar duduk santai di sofa lobi, berpakaian sehari-hari, dengan tumpukan botol air mineral di belakang mereka. Wajah mereka tampak segar, jauh dari lelah perjalanan beberapa hari sebelumnya.

Ibu-ibu jamaah haji berpakaian biasa duduk di sofa lobi hotel setelah tahallul umroh

Di aula lain, jamaah duduk lesehan di atas sajadah menghadap pemateri. Kajian seperti ini menjadi bagian dari pemantapan sebelum puncak haji, mengulang kembali tata cara ihram, wukuf, mabit, dan melontar agar tidak ada yang terlupa saat di lapangan.

Jamaah haji duduk lesehan mengikuti kajian pemantapan di aula hotel

Dalam program haji khusus Elharamain, pemantapan ini memang dijadwalkan. Ada kajian setiap lima waktu shalat di hotel transit, dan sebelumnya jamaah sudah mengikuti manasik camp 5 hari di tanah air. Penjelasan tentang bimbingan selama masa tunggu bisa dibaca di manasik haji plus masa tunggu.

Bagi jamaah lansia, pola tamattu terasa lebih bersahabat. Mereka tidak perlu menjaga larangan ihram selama berhari-hari, bisa mandi dan berganti pakaian dengan leluasa, dan punya waktu untuk memulihkan tenaga sebelum hari-hari terberat di Arafah dan Mina. Waktu menunggu ini juga baik dipakai untuk memperbanyak tawaf sunnah, membaca Al-Qur’an, dan menyiapkan kembali kain ihram yang akan dipakai.

Berihram Lagi pada 8 Dzulhijjah

Lalu tibalah 8 Dzulhijjah. Foto rombongan 1446 H yang diambil hari itu memperlihatkan bapak-bapak kembali berbalut ihram putih, menggendong ransel hitam, berdiri di depan sebuah gedung sebelum berangkat. Dari sinilah perjalanan haji yang sesungguhnya dimulai, menuju Mina lalu Arafah. Program Tarwiyah ini dibahas lebih lengkap di artikel tarwiyah 8 Dzulhijjah.

Jamaah haji pria berihram kembali dengan ransel pada 8 Dzulhijjah sebelum ke Mina

Satu hal yang perlu diingat, jamaah haji tamattu dikenai kewajiban dam. Dalam paket Elharamain, DAM dan kurban sebesar 150 USD belum termasuk dalam harga paket, sehingga sebaiknya disiapkan sejak awal.

Alur Tamattu dalam Paket Haji Khusus Arbain 2027

Itinerary tentatif Paket Haji Khusus Arbain 2027 Elharamain Wisata mengikuti pola yang sama. Pada 10 Mei 2027 jamaah terbang Jakarta โ€“ Doha โ€“ Jeddah, menuju Makkah, dan langsung melaksanakan umroh. Tanggal 11 sampai 13 Mei diisi pemantapan di apartemen transit, kemudian 14 Mei (8 Dzulhijjah) rombongan bergerak ke Mina dan Arafah, lengkap dengan program Tarwiyah dan mabit Muzdalifah.

Paket ini memakai kuota resmi Kemenag RI dan penerbangan Qatar Airways, 27 hari, dengan hotel Marwa Rotana di Zamzam Tower Makkah, Al-Aqeeq Madinah sekitar 50 meter, transit Al-Telal Towers, dan Maktab 113 (fasilitas masih tentatif, setaraf). Estimasi harga hotel bintang 5 adalah 17.000 USD sekamar ber-4, 18.500 USD ber-3, dan 20.000 USD ber-2, dikurangi dana manfaat pendaftaran haji sekitar 400โ€“600 USD. Di Mina jamaah menempati tenda VIP zona 1 yang dekat dengan jamarat. Langkah awal pendaftarannya bisa dibaca di cara daftar haji plus.

Semoga Allah menyempurnakan umroh dan haji setiap jamaah, dan menjadikannya haji yang mabrur. Untuk konsultasi tentang program haji khusus Elharamain Wisata, silakan hubungi tim kami melalui WhatsApp 0812-8729-2422.