Antreannya memanjang di depan deretan kursi ruang tunggu bandara transit. Bapak-bapak sudah berbalut dua helai kain ihram putih, ibu-ibu memakai gamis biru seragam rombongan, dan di sela kaki mereka berdiri koper putih bertuliskan HAJJ 1447H. Seorang jamaah sepuh berkacamata menunduk memeriksa ponselnya, yang lain bersandar sambil menunggu giliran. Begitulah kedatangan jamaah haji Elharamain Wisata musim 1447 H dimulai, jauh sebelum roda pesawat menyentuh landasan di Tanah Suci.
Banyak orang membayangkan perjalanan haji sebagai deretan ritual besar, wukuf, mabit, melontar. Padahal ada satu bagian yang jarang dibicarakan, yaitu jam-jam panjang antara meninggalkan rumah dan melihat Ka’bah untuk pertama kali. Di bagian inilah tubuh diuji, kesabaran diuji, dan pelayanan sebuah travel benar-benar terlihat.
Kedatangan Jamaah Haji Dimulai dari Ruang Transit
Foto-foto rombongan 1447 H memperlihatkan bahwa sebagian besar jamaah pria sudah mengenakan ihram ketika masih di bandara transit. Kain putih itu dibawa duduk di kursi tunggu, dipakai berfoto di depan akuarium raksasa di tengah terminal, dan tetap rapi meski perjalanan masih panjang. Bagi jamaah yang baru pertama kali berhaji, momen ini sering terasa ganjil sekaligus mengharukan. Di tengah lalu-lalang penumpang dari berbagai negara, mereka sudah berpenampilan seperti tamu Allah.

Ada pasangan suami istri yang duduk berdampingan, sang istri tersenyum sambil memegang tas kecilnya, sang suami berselimut ihram. Raut wajah mereka lelah, tetapi tidak murung. Pembimbing biasanya memakai waktu tunggu seperti ini untuk mengingatkan hal-hal kecil, menjaga larangan ihram, banyak bertalbiyah, dan tidak terburu-buru saat naik pesawat berikutnya.

Segelas Teh dan Jeruk Setelah Perjalanan Panjang
Salah satu foto yang paling jujur dari album ini justru bukan foto pemandangan. Tiga bapak berihram duduk mengelilingi meja bundar, ada piring kecil, cangkir kertas merah, dan sebutir jeruk yang kulitnya sudah setengah terkupas. Salah satunya tertawa lepas. Setelah berjam-jam di udara dan di ruang tunggu, makanan sederhana seperti itu terasa sangat berarti.

Detail seperti ini sering luput dari brosur, padahal sangat menentukan. Jamaah yang perutnya terisi dan sempat meluruskan kaki akan lebih siap menjalani umroh pertamanya. Karena itu program haji khusus biasanya menyediakan jeda istirahat sebelum jamaah diajak menuju Masjidil Haram, terutama untuk jamaah lansia.
Kursi Roda dan Petugas di Samping Bus
Foto berikutnya diambil di jalur penjemputan. Dua jamaah duduk di kursi roda dengan tas di pangkuan, sementara dua petugas berdiri di belakang mereka, siap mendorong ke arah bus yang sudah menunggu. Tidak ada adegan dramatis di sini, hanya kerja yang rapi. Justru itulah yang dicari keluarga ketika melepas orang tuanya berhaji.

Kursi roda di bandara dan di jalur penjemputan bukan tanda jamaah tidak mampu. Perjalanan panjang dengan beberapa kali naik turun pesawat memang menguras tenaga, apalagi untuk kaki yang sudah berumur. Menghemat tenaga di hari kedatangan berarti menyimpan tenaga untuk tawaf dan sa’i yang menunggu, dan itu pilihan yang bijak.
Dalam program haji khusus Elharamain, satu bus didampingi tiga petugas dan ada dokter pendamping selama perjalanan. Bagi keluarga yang membawa orang tua, ulasan lengkapnya bisa dibaca di halaman haji plus ramah lansia.
Jadwal Tiba di Tanah Suci pada Paket Haji Khusus Arbain 2027
Untuk musim berikutnya, Elharamain Wisata menyiapkan Paket Haji Khusus Arbain 2027 dengan kuota resmi Kemenag RI, penerbangan Qatar Airways, dan durasi 27 hari. Itinerary tentatifnya seperti ini.
- 9 Mei 2027, jamaah menginap di hotel Jakarta.
- 10 Mei 2027, terbang Jakarta โ Doha โ Jeddah, lalu menuju Makkah dan melaksanakan umroh.
- 11 sampai 13 Mei 2027, pemantapan di apartemen transit sebelum 8 Dzulhijjah.
Hotel di Makkah adalah Marwa Rotana di kawasan Zamzam Tower, di Madinah Al-Aqeeq yang berjarak sekitar 50 meter, dengan transit di Al-Telal Towers dan Maktab 113. Fasilitas ini masih tentatif (setaraf). Estimasi harga hotel bintang 5 adalah 17.000 USD untuk sekamar ber-4, 18.500 USD ber-3, dan 20.000 USD ber-2, yang nantinya dikurangi dana manfaat pendaftaran haji sekitar 400โ600 USD. Layanan lain yang menyertai antara lain makan 3 kali dengan menu Indonesia, bus terbaru, bagasi 30 kg, dan hotel dekat masjid. Rincian program 27 hari tersebut bisa dibaca di halaman program Arbain haji plus.
Kalau ingin melihat lebih banyak potret rombongan musim lalu, dari keberangkatan sampai kepulangan, silakan buka dokumentasi haji plus 2026.
Semoga Allah memudahkan setiap langkah calon jamaah haji, menjaga kesehatan mereka sejak meninggalkan rumah, dan menyampaikan mereka ke Baitullah dalam keadaan lapang hati. Untuk konsultasi jadwal, kuota, dan persiapan keberangkatan, silakan hubungi tim Elharamain Wisata melalui WhatsApp 0812-8729-2422.
