Elharamain Wisata | Haji Plus Resmi Kemenag

Ziarah Jabal Rahmah Setelah Musim Haji, Kembali ke Padang Arafah Bersama Rombongan 1446 H

Matahari sudah tinggi ketika rombongan jamaah haji Elharamain Wisata membentangkan spanduk “Keluarga Besar Jamaah Haji Elharamain Wisata” di pelataran luas itu. Di belakang mereka berdiri bukit batu dengan tugu putih di puncaknya, tiang-tiang kipas embun berjajar, dan payung warna-warni bertebaran di antara ribuan peziarah. Foto bertanggal 14 Juni 2025 dari album haji 1446 H ini merekam momen ziarah jabal rahmah, kunjungan yang terasa berbeda karena dilakukan setelah jamaah melewati wukuf di padang yang sama beberapa hari sebelumnya.

Ziarah Jabal Rahmah, Kembali ke Arafah dengan Suasana yang Lain

Saat wukuf, jamaah berada di tenda, fokus pada doa dan dzikir, dan jarang sempat melihat bukit ini dari dekat. Ketika ziarah kota, suasananya lebih lapang. Jamaah bisa berjalan pelan di pelataran, memandangi tugu di puncak bukit, lalu mengingat kembali doa-doa yang mereka panjatkan pada hari Arafah.

Jabal Rahmah dikenal luas sebagai bukit di kawasan Arafah yang sering dikaitkan dengan kisah pertemuan Nabi Adam dan Hawa. Pembimbing biasanya mengingatkan bahwa yang paling penting dari kunjungan ini adalah mengambil pelajaran, bukan mencari keistimewaan tertentu dari batu atau tugu di atasnya.

Jamaah haji wanita Elharamain Wisata saat ziarah jabal rahmah dengan tugu putih di puncak bukit
Tugu putih di puncak Jabal Rahmah terlihat jelas dari pelataran

Bebatuan, Kipas Embun, dan Topi Lebar

Sebagian jamaah memilih menaiki bebatuan di kaki bukit. Salah satu foto memperlihatkan seorang bapak berdiri di atas batu besar dengan kedua tangan terangkat, seolah ingin mengabadikan rasa lega setelah rangkaian haji selesai. Yang lain cukup berfoto di pelataran, di bawah tiang kipas embun yang membantu meredam panas.

Jamaah haji Elharamain Wisata berdiri di atas bebatuan di kaki Jabal Rahmah
Menaiki bebatuan di kaki bukit

Ibu-ibu rombongan datang dengan topi lebar dan kacamata hitam. Pilihan ini bukan soal gaya. Cuaca terik di Arafah membuat perlindungan kepala dan mata sangat terasa manfaatnya, apalagi bagi jamaah yang sudah tidak muda lagi. Mereka berfoto berlima dengan bukit di latar belakang, tersenyum meski udara panas.

Ibu-ibu jamaah haji 1446 H Elharamain Wisata bertopi lebar berfoto di pelataran Jabal Rahmah
Rombongan ibu-ibu dengan topi lebar di bawah terik Arafah

Ziarah Kota Makkah dan Kisah Jabal Tsur

Ziarah kota tidak berhenti di satu titik. Dalam album yang sama, rombongan juga berfoto bersama spanduk di depan sebuah gerbang besar berlengkung di salah satu perhentian ziarah. Setiap perhentian menjadi kesempatan pembimbing untuk bercerita tentang sejarah Islam di Makkah.

Rombongan haji Elharamain Wisata berfoto bersama spanduk di depan gerbang besar saat ziarah kota Makkah
Foto bersama di salah satu perhentian ziarah kota

Bila rute ziarah melewati Jabal Tsur, pembimbing biasanya menceritakan gua tempat Rasulullah dan Abu Bakar bersembunyi saat hijrah ke Madinah. Kisah ini sederhana tetapi selalu menyentuh. Ia mengingatkan bahwa perjalanan iman selalu membutuhkan kesabaran, keberanian, dan tawakal.

Ada beberapa kebiasaan kecil yang membuat ziarah terasa nyaman. Jamaah membawa air minum sendiri, memakai alas kaki yang kuat untuk permukaan berbatu, dan tidak berpencar terlalu jauh dari bendera rombongan. Bendera dan spanduk yang terlihat di foto bukan sekadar hiasan untuk dokumentasi. Di tengah ribuan peziarah dari berbagai negara, tanda itulah yang membantu jamaah menemukan kembali kelompoknya. Pembimbing juga biasanya membatasi waktu di setiap titik agar jamaah tidak terlalu lama terpapar panas sebelum kembali ke bus yang sejuk.

Bagi banyak jamaah, ziarah setelah rangkaian haji terasa seperti menutup sebuah buku dengan tenang. Mereka sudah tidak dikejar jadwal manasik, sehingga lebih leluasa merenung dan berbincang tentang pengalaman masing-masing.

Jadwal Ziarah pada Paket Haji Khusus Arbain 2027

Pada itinerary tentatif Paket Haji Khusus Arbain 2027, jamaah kembali ke hotel Makkah pada 21 sampai 26 Mei untuk ziarah kota, setelah ziarah Thaif pada 20 Mei. Paket 27 hari ini menggunakan kuota resmi Kemenag RI dengan penerbangan Qatar Airways. Estimasi biayanya untuk hotel bintang 5 adalah 17.000 USD sekamar berempat, 18.500 USD sekamar bertiga, dan 20.000 USD sekamar berdua, yang masih dikurangi dana manfaat pendaftaran haji sekitar 400 sampai 600 USD.

Bagi yang ingin mengenang hari wukuf sebelum membaca soal ziarah, ada tulisan tentang wukuf di Arafah bersama haji plus. Rangkaian setelahnya bisa dibaca di nafar tsani, dan kisah rombongan 1446 H tersimpan di dokumentasi haji plus 2025.

Kalau Anda ingin tahu lebih jauh tentang program ziarah dan kesiapan berangkat tahun depan, silakan hubungi tim Elharamain Wisata lewat WhatsApp di 0812-8729-2422. Semoga Allah mengizinkan kita berdiri di padang Arafah dan pulang dengan hati yang lebih bersih.